You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Memulai Berbisnis
Banyak orang yang bertanya kepada saya, apakah sulit untuk memulai sebuah usaha?
Sebuah usaha bisa dimulai dengan hal yang sederhana, bisa anda lihat sekeliling anda, apa yang tersedia disana.
Gambar diatas misalnya, ada gerobak dagangan kaki lima yang menganggur tidak terpakai. Tentunya anda bisa membuat lebih dari 5 ide bisnis yang bisa anda terapkan disana.
Semisal, anda bisa berjualan nasi goreng, bisa berjualan batagor, berjualan es campur, dan lain lain. Ide ide tersebut terkadang hanya sepintas lalu lewat dibenak kita, tanpa adanya tindakan apapun.
Jika bertanya mengenai modal, tentu saja modal dalam bentuk uang yang dikeluarkan bukanlah hal yang sedikit bagi sebagian orang, hal ini tentunya bisa dijadikan alasan sebagai benturan, bahwa saya tidak akan berbisnis. Padahal jika anda adalah seorang yang memiliki jiwa Entrepreneur, bisa kembali melihat kesekeliling anda, ada benda benda yang tidak harus anda beli, ada benda benda yang bisa anda pinjam, atau jika anda cukup pintar, bisa bernegosiasi dengan pedagang lain, dan menitipkan dagangannya di tempat anda berjualan.
Modal anda paling utama adalah niat anda untuk mengelola usaha, dan membesarkannya.
“Lalu apakah saya harus berjualan kaki lima? Saya kan sarjana!” Lupakan mengenai gelar anda, pekerjaan anda sebelumnya, dan latar belakang keluarga anda dan teman teman anda. Mulai lah dari hal yang kecil dulu dan berisiko minimum, mulai lah dengan visi yang revolusioner dan memiliki jangka panjang, apapun usaha yang anda lakukan, selama itu halal, pastilah akan membawa berkah, yang terpenting jujur dan ramah dalam berdagang. Omset usaha di pinggir jalan bukannya kecil, bisa jadi lebih besar daripada gaji seorang CEO di perusahaan ternama, yang terpenting mengelolanya, dan memikirkan strategi penjualan seefisien mungkin.
Salam entrepreneur!
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Ada 10 komentar untuk artikel ini.
Riki Risnandar
betul mas. harus berani memulai dan hilangkan perasaan malu dulu :)
tapi kok rasanya beraaaaatttt banget meninggalkan pekerjaan rutin ya .. hehe.. dah terbuai dengan pekerjaan kantoran jadinya susah bgt untuk memulai.
salam
Riki di Rynet
October 26th, 2007 at 3:04 am
kris
saya ingin memulai bisnis sebetulnya saya udah banyak banget ide tapi koq saya bingung harus memulai darimana
November 6th, 2007 at 6:51 pm
dharmawan
kira2 modalnya butuh uang berapa ya ?
November 20th, 2007 at 3:25 pm
indah sarasati
Jika saya berniat untuk membuka usaha sendiri dengan modal 5 jt, kira2 usaha yang cocok apa ya pak ? Area tempat tinggal adalah di daerah juanda. Saya single parent, jadi saya berniat membuka usaha sendiri tersebut karena agar bisa mengurus anak saya yang masih balita. Mohon sarannya. Terima kasih.
December 27th, 2007 at 5:55 pm
eksa
“Kebetulan saya juga sedang membangun dunia entrepreneur sendiri, dan bidang saya adalah IT. Mungkin sedikit share buat rekan-rekan untuk Membangun Software House”
Dalam sebuah milis, muncul diskusi tentang perbandingan kerja di bidang IT atau bikin software house sendiri. Ada seseorang yang menyampaikan pandangan menarik tentang tips untuk memulai sebuah software house.
Buatlah perusahaan real / legal / resmi, artinya anda harus mengurus SIUP, TDP, dan NPWP, karena dengan berbekal NPWP, anda bisa bersaing dengan perusahaan2 untuk mendapatkan tender2 yang dibuat oleh badan / instansi pemerintahan & Customer akan merasa lebih aman karena persh kita terdaftar di Dirjen Pajak. Saat ini buuaaannyyuuuaaakk sekali perusahaan fiktif yang promosi bahwa mereka bisa membuat program ini itu dan yang lainnya tapi mereka tidak akan bisa menembus badan / instansi pemerintahan ( kecualidapat proyek sub dari perusahaan lain ).
Create a customer list. Artinya setiap kesempatan yang menghampiri anda jangan pernah ditolak, entah itu proyek besar ataupun kecil ataupun cuma proyek perseorangan, karena promosi yang paling mujarab adalah promosi dari mulut ke mulut, mungkin anda sekarang dapat proyek kecil, tapi biasanya kalau customer tersebut suka dengan hasil yang anda tunjukkan, tidak tertutup kemungkinan dia akan merekomendasikan anda ke temannya yang bakal jadi customer anda selanjutnya untuk membuat suatu proyek besar. Semakin banyak customer anda semakin besar kepercayaan orang kepada anda.
Untuk pertama - tama, jika modal anda tidak mencukupi, buatlah program dengan developer yang free, contoh : database menggunakan postgreSQL atau MySQL atau SQL Server 2005 Express Edition atau Oracle Express Edition, atau PHP.
Selalu gunakan software licensed jika suatu saat ada sidak dari DepKomInfo anda tidak perlu takut dituntut.
Selalu bawa kartu nama anda di dompet & sebarkan kartu nama anda ke setiap orang yang anda temui, entah itu di terminal, airport, café, ataupun di seminar2 yang anda ikuti, karena anda tidak akan pernah bisa menduga kapan anda akan bertemu dengan calon customer anda. Sebuah kartu nama yang ideal adalah : Terdapat logo perusahaan yang mudah diingat oleh orang, buat sebaris slogan tentang perusahaan anda contoh : Sosro Ahlinya Teh, Coca Cola Segarnya Mantap, dll. Selalu sertakan website & email address anda disana. Pastikan tulisan di kartu nama anda terbaca dengan jelas sehingga orang tidak perlu memicingkan matanya hanya untuk membaca. Gunakan warna yang cerah atau foto, selalu gunakan kertas yang mengkilat dan tebal karena ada kemungkinan kartu anda dimasukkan ke dalam tumpukan kartu nama yang lain, orang akan lebih mudah tertarik kepada kartu nama anda, efek psikologis ini memungkinkan anda memperoleh project lebih banyak.
Buat website / minimal blog di internet, sehingga orang2 tahu bahwa ada nama perusahaan anda di dunia ini. Jika memungkinkan beli domain sendiri, saat ini harga domain sangat murah kok, bahkan ada yang cuma 100 ribuan setahun, di depan customer, anda akan terlihat lebih “keren”, meskipun kita yang di bidang IT sama - sama tahu bahwa itu adalah hal biasa, ya nggak ?….
Selalu update pengetahuan & wawasan anda tentang IT dan juga tentang yang lainnya, contoh : jika anda akan membuat program akuntansi, pastikan anda paham tentang akuntansi, jika akan membuat program tentang HRD / payroll, pastikan anda tahu tentang peraturan2 pemerintah & lainnya yang berhubungan. Karena saya percaya bahwa otak kita adalah satu-satunya “HARDDISK” yang tidak ada “MAXIMUM CAPACITY”-nya. Jangan sampai terlihat “o’on” di depan customer waktu mereka ngajak ngobrol kita.
Jika anda mendapatkan sub - proyek dari persh. Lain, pastikan anda boleh memasang nama Customer sebagai customer list kita, atau minimal nama perusahaan pemberi proyek tersebut.
Bersiap - siaplah mengetatkan ikat pinggang karena tidak ada perusahaan yang langsung besar di dunia ini, sesuaikan pengeluaran dengan pendapatan yang anda terima, contoh : William Dell dulunya juga jualan computer dari rumah ke rumah sampai sekarang dia bisa bikin persh pembuat computer berdasarkan pesanan yang besar di dunia ini.
Jika perlu, anda merangkap sebagai Direktur, Marketing, Sales, dan Programmer sekaligus dalam perusahaan yang anda pimpin untuk menghemat biaya pengeluaran. Jangan terburu-buru ambil karyawan banyak2 pada awal pendirian anda. Namun sekali lagi, dimata Customer, anda adalah Direktur, so … behave like a Leader.
Bersahabatlah dengan teman anda dan juga Cintailah musuh anda. Lihatlah kelebihan2 yang dimiliki oleh pesaing anda dan pastikan anda bisa membuat karya yang lebih baik, kebanyakan orang hanya melihat kekurangan orang lain dan berusaha membetulkannya, di dunia bisnis itu kurang, dan jika anda hanya berbuat seperti itu, maka anda hanya akan bisa “BERTAHAN” dan tidak bisa “MAJU”.
Jika anda merasa sudah telalu overcapacity karena terlalu banyak proyek, berikan kepada orang yang PALING ANDA PERCAYA dan sebisa mungkin freelancer yang tidak ada kerjaan serta jangan anda lepas 100%, dan selalu bertindaklah sebagai “Qualiti Assurance” yang cerewet dan detail, percuma jika anda memberikan kepada ORANG YANG PINTER tapi pada akhirnya projectnya tidak selesai. Sekali anda cacat dimata customer, selamanya dia akan mengumumkan ke teman2nya bahwa anda adalah orang yang tidak dapat dipercaya.
Ada pepatah Inggris : “We teach some by what we say. We teach more by what we are. We teach most by what we do. Everyone knows you - not by what you say or what you are. They know you by what you do”
Pada awal2 pendirian akan banyak sekali masalah yang datang, entah itu dari keluarga, teman, atau bahkan saingan. Perkuat mental anda, bicarakan hal ini dengan keluarga, teman dan yang lain supaya mereka mengerti & minta dukungannya.
Jangan terburu-buru pinjam modal ke BANK, pengusaha yang baik selalu berusaha dari dompetnya sendiri karena anda tidak perlu dipusingkan dengan membayar cicilan hutang.
Ungkapan “PELANGGAN ADALAH RAJA” adalah salah. Anda harus selalu membiasakan diri untuk menganggap “PELANGGAN ADALAH ORANG BIASA” yang perlu kita jadikan mitra / partner / konsultan. Jangan takut untuk membetulkan usulan / pilihan dari customer yang kita anggap salah karena kita memiliki solusi yang lebih baik. Dengan menganggap customer sebagai orang biasa yang juga punya kekurangan baik dibidang informasi atau pengetahuan maka kita akan lebih berhati hati dalam melakukan transaksi dan kita akan dengan sabar mendampingi prospect atau calon customer dalam menentukan pilihan atas produk atau jasa yang sesuai dengan kebutuhannya bukan sekedar yang diinginkannya. Kita pun akan lebih terpanggil untuk tidak bosan menghubungi customer untuk menanyakan apakah dia puas dengan produk/jasa yang dibelinya.
Persiapkanlah administrasi & dokumen2 penunjang bagi perusahaan anda, contoh : template proposal, faktur pajak, company profile, dll. Jangan buang waktu anda percuma dengan mencari arsip yang tidak tertata secara rapi.
Last but not Least. Selalu minta tuntunan dari TUHAN. dalam bisnis ada banyak perkara yang tidak bisa selalu diputuskan oleh kepintaran & kerja keras. Misalnya: bagaimana memilih bisnis yang sesuai, bagaimana memilih investment yang tepat, bagaimana memilih orang orang yang tepat dalam berpartner, bagaimana tahu dan merasakan kalau kamu akan dicurangi pegawai, dan banyak keputusan bisnis penting lainnya. Orang umum bilang, asah saja intuisi kita, tapi saya percaya pertolongan Tuhan memampukan kita untuk lewati semua ini.
January 9th, 2008 at 7:15 pm
prasaja
memang salah satu bagian tersulit untuk berbisnis adalah MEMULAI. saya sendiri masih dalam tahap awal, dan memang tak harus dg modal besar cukup mulai dengan hal yang kita bisa dan kita sukai.
mungkin bisa dimulai dengan pertanyaan pada diri sendiri; “apa yang tidak akan saya dapatkan kalau saya tidak mulai sekarang?”
February 21st, 2008 at 5:04 pm
Naftali Jarin
Saya tinggal di lingkungan kampus, daerah salemba. Kebetulan saya punya CPU 3 unit & rencananya mau buka rental komputer, kan tidak semua mahasiswa punya komputer. Ide ini sudah ada setahun yang lalu, hanya karena kendala modal & tempat usaha. Mohon saran & komentar. Terimakasih
March 30th, 2008 at 10:18 am
nn
saya skrg mengikuti kulia kewirausahaan ato biasa disebut entrepreneur. Tapi dari crita di atas kok definisi kewirausahaan-nya beda sama yg dosen saya ajarkan. Beliau bilang klo entrepreneur itu murni ide baru, new innovation gitu. Dari hal gak ada (malah gak mungkin) jadi ada. Klo crita di atas termasuk bisnis karena mengembangkan usaha yg telah ada sebelumnya. Trus menurut Mas gimana?
March 31st, 2008 at 2:30 pm
Sherly M
Saya ingin sekali memulai bisnis sambil masih tetap bekerja.Harapan saya apabila bisnis sudah lancar, saya akan berhenti bekerja dan punya waktu untuk anak-anak. Mohon suggestion. Terima kasih.
April 17th, 2008 at 2:21 pm
defa
Ya betul berwirausaha memang tidak harus terbentur oleh besar atau kecilnya modal,yang penting memang niat yang harus didahulukan berikutnya yang lain akan mengikuti dan pastinya kita akan mencari celah untuk sukses.
Bisa nggak ya orang Indonesia menjadi Entrepreneur semua.HIDUP WIRAUSAHA.
April 17th, 2008 at 9:48 pm