You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: SMK Luluskan Wirausaha?
Pemerintah mempertajam orientasi pendidikan sekolah menengah kejuruan atau SMK ke arah kewirausahaan. Salah satunya dengan memperbanyak bantuan untuk program kewirausahaan.
Hal itu dikemukakan Direktur Pembinaan SMK Ditjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno, Rabu (5/12), sebagaimana dikutip Kompas Kamis (6/12).
Dengan adanya bekal pengetahuan kewirausahaan, siswa tidak cuma menjadi pencari kerja, tetapi dapat membuka usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan. Dalam kaitan itu, untuk tahun 2007 telah disalurkan dana bergulir sebesar Rp 3 juta per siswa bagi 1.000 siswa. Tahun 2008, ada usul untuk program tersebut ditingkatkan sasarannya menjadi sekitar 1.500 siswa. “Tahun-tahun sebelumnya sudah ada program semacam itu, tetapi jumlahnya masih jauh lebih kecil,” kata Joko Sutrisno. Menurut dia, dana bergulir itu nantinya digunakan sebagai modal oleh siswa untuk membuat sebuah usaha dan mengembangkannya dengan bimbingan sekolah. Setelah satu tahun dan usahanya berkembang, dana itu digulirkan kepada adik kelasnya. Secara terpisah, dalam lokakarya yang digelar oleh Indonesia-UNESCO Country Programming Document di Jakarta, kemarin, terungkap bahwa peningkatan keterampilan teknik dan kewirausahaan siswa SMK Indonesia menjadi salah satu program di bidang pendidikan. Program itu mendapat dukungan UNESCO. Di Indonesia, lulusan SMK setiap tahun mencapai 750.000 orang, sedangkan lapangan pekerjaan yang tersedia sangat terbatas. Rendahnya daya serap lulusan SMK juga karena masalah relevansi pembelajaran dengan dunia kerja. Padahal, kata Joko, umumnya mereka yang masuk ke SMK berharap nantinya dapat segera bekerja.
Sayangnya, tulisan tersebut tidak mambahas soal hubungan SMK dan dunia usaha secara rinci. Padahal, link dunia pendidikan-dunia bisnis menjadi salah satu faktor kesiapan tenaga muda memasuki dunia usaha.
Beberapa SMK, misalnya STM, setahu saya telah mempunyai link yang baik dengan dunia bisnis sehingga mereka lebih mudah memasuki dunia kerja. Untuk memasuki dunia wirausaha tentunya diperlukan upaya lebih, bisa lebih dini dimulai atau juga lebih perlu modal, bukan begitu?
Meskipun demikian, kita mendukung upaya ini. Karena dengan program ini berarti penanaman jiwa dan skill kewirausahaan telah dilakukan secara lebih dini, serta adanya dukungan dana/modal membuat program ini terasa digarap lebih serius.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.