You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Keuntungan dan Permasalahan Usaha Kecil

Keuntungan dan Permasalahan Usaha Kecil

erwin — January 5, 2008 / 9:28 am

Usaha kecil dapat diawali dengan biaya yang sangat rendah dan dilakukan secara part-time. Usaha kecil juga sangat cocok menggunakan internet marketing, karena dapat disesuaikan untuk melayani pasar yang sempit (niche). Hal ini susah dilakukan sebelum revolusi internet yang dimulai akhir 1990-an.

Adaptasi terhadap perubahan merupakan hal yang sangat penting dalam bisnis. Khususnya untuk usaha kecil, yang tidak terikat masalah birokratis, sangat mudah untuk merespon pasar dengan cepat. Pemilik usaha kecil cenderung dekat dengan pelanggan dan kliennya sehingga menghasilkan tanggung jawab dan respon yang lebih besar.

Permasalahan Usaha Kecil

Usaha kecil sering kali menghadapi berbagai masalah terkait skala usahanya. Penyebab kebangkrutan yang umum adalah pemilik usaha kecil tidak dapat memperoleh dana yang mereka butuhkan. Hal ini sering kali lebih sebagai akibat dari perencanaan yang buruk, daripada akibat kondisi ekonomi.

Telah menjadi aturan umum bahwa pengusaha kecil harus mempunya akses sejumlah uang yang setidaknya sama dengan proyeksi pendapatan satu tahun pertama sebagai antisipasi pengeluarannya. Sebagai contoh, jika pemilik usaha berpikir ia akan mendapat pendapatan Rp 10 juta di tahun pertama dengan biaya memulai bisnis Rp 15 juta, maka seharusnya ia memiliki akses dana tidak kurang dari Rp 25 juta.

Selain itu, untuk menjamin usaha memiliki cukup dana, pengusaha kecil harus memahami tentang pendapatan kotor (penjualan dikurangi biaya variabel). Biaya variabel adalah biaya yang berubah sesuai aktivitas bisnis.  Untuk mencapai titik impas, usaha harus mencapai tingkat penjualan di mana pendapatan kotor melebihi biaya tetap (contoh biaya tetap seperti sewa ruangan dan biaya fasilitas lain yang tidak terkait penjualan).

Ketika memulai usaha, sering kali pemilik usaha kecil menetapkan harga sangat rendah sehingga meskipun beroperasi dengan kapasitas maksimum, namun mustahil mencapai titik impas. Untungnya, pengendalian biaya atau peningkatan harga sering kali mengatasi masalah ini.

Beberapa hal yang menjadi perhatian usaha kecil lainnya adalah biaya asuransi, kenaikan biaya energi, pajak, dan juga peraturan-peraturan pemerintah.

Masalah lain usaha kecil adalah “Mitos Entrepreneurial”. Mitos ini mengasumsikan bahwa seorang yang ahli dalam bidang teknik tertentu juga akan menjadi ahli dalam menjalankan bisnis di bidang tersebut. Padahal, keahlian manajemen bisnis dibutuhkan untuk tetap menjaga bisnis berjalan dengan baik.

Sumber: Wikipedia

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 4 komentar untuk artikel ini.

  1. putre

    informasi mengenai kewirausahaan sangat membantu kalo ada mo minta artikel tentang kewirausahan

    February 4th, 2008 at 9:02 pm

  2. cecep sihabudin

    entrepreneur merupakan kata yang sangat powerfull dalam masa sekarang. sebernarnya disadari atau tidak sifat ini telah menyatu dalam diri manusia sejak awal masa peradaban manusia. interpretasi tentang kata ini memang beragam tergantung orang melihat dari segi mana tapi yang jelas entreprenur sangat dekat dengan kemajuan peradaban itu sendiri.mungkin ada yang salah dengan karl mark karena beliau dalam teori materialisme sejarahnya tidak mengedepankan fenomena sifat ini dalam kajian pemikirannya.pengukuran resiko dalam arti yang luas salah satu alat yang bagus tuk menerangkan entrepreneurship. pengukuran ini bisa berhubungan dengan uang,waktu dan material lainnya.yng ujungnya akan bermuara kepada effektivitas dan effesiensi.
    memang laboratoium yang bagus untk menguji sifat ini salah satunya adalah usaha kecil. karena sebenarnya usaha kecil ini akan menguji dan memberikan pembelajaran yang baik kepada sifat ini karena menurut seorang ahli small business amerika terkenal michael gerber menjelaskan bahwa setiap orang memiliki sifat entreprenership ini. ada mitos yang salah dalam perspektif masyarakat kita sekarang. mungkin orang berfikir bahwa orang yang memulai suatu usaha adalah seorang entrepreneur ternyata menurut gerber itu salah…
    banyak orang memulai suatu usaha karena mereka di pecat dari pekerjaannya,bosan ama bosnya atau ingin merubah hidupnya.menurut penelitian SBA suatu agensi yang membidangi usaha kecil amerika serikat mencatat bahwa setiap tahunnya hampri 800.000 usaha kecil bangkrut.apa penyebabnya karena ada kesalahan pemahaman kita tentang apa itu entrepreneur?

    April 15th, 2008 at 5:44 pm

  3. dewi

    bener tuh paparan bung cecep. kata “enterpreneur” memang belum dipahami maknanya secara tepat oleh kelangan kita baik pelaku bisnis atau calon pelaku bisnis.
    saya jadi teringat ketika seminar Pak Ci (Ir.Ciputra). Beliau mengatakan bahwa pelaku usaha/ pengusaha tidak sama dengan enterprenenur. kenapa?
    pengusaha bisa jadi dia menjadi pengusaha karena warisan keluarga, punya modal kemudian coba2 meniru usaha yang ada atau membeli waralaba.
    but interpreneur menurut Pak Ci kuncinya adalah “CHANGE”, atau from nothing to something. maksudnya orang yang mampu mengubah sesuatu yang semula bukan apa2 menjadi suatu yang berharga atau bernilai atau ekstrimnya mengubah sampah menjadi berlian. kemampuan itulah yang harus dimiliki enterpreneur. seorang enterpreneur bukan hanya butu berani memulai tapi punyai ilmu, pengalaman (sesuai bidangnya), mampu mengidentifikasi peluang, punya passion, mampu merealisasikan ide.
    modal sebenarnya bukan faktor utama yang harus dipunya. dengan kemampuan dan bakat seperti tersebut diatas modal akan mudah didapat…
    ngomong2 indonesia tercinta kita nich….
    permasalahan terpuruknya ekonomi kita karena miskin semangat “enterpreneur”. kita bisa lihat setiap tahun setiap PTS/PTN swasta di indonesia memwisuda ribuan sarjana. yang muncyul kemudian adalah daftar pengangguran pencari kerja yang kian memanjang antri nunggu panggilan dari kantor tempat mereka menjual ijasah mereka. tapi yang memulai sebuah usaha berapa antri sih?. ternyata gak ada yang antri mau bikin usaha.

    May 19th, 2008 at 12:04 pm

  4. lukman

    entrepreneur itu timbul didalam diri pribadi masing-masing manusia didalam memahami tantangan kehidupan dalam proses memenuhi kebutuhan baik kebutuahan primer maupun kebutuhan sekunder.

    June 15th, 2008 at 3:42 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • ADI — Mohon dikirim ke saya alamat kantor pusat dan email PT.Gozco Planataion, Tbk TQ
  • wrermibre — mortgage life insurance protection entrafund home mortgage what happens to a mortgage payment when someone dies http://usaquotes.us/home-improvement/hi_dn student loan deferrment ...
  • yulyanto — Sama-sama Bp/ Ibu..... Keep on track yach??.... tx-yy
  • yulyanto — Dear all, mohon buat rekan-rekan yang bermaksud menawarkan suatu produk di kuningan city agar menghubungi: PT ARAH SEJAHTERA (Agung Podomoro Group) as ...
  • yulyanto — I hope it's true mate!..
  • yulyanto — you're welcome rivka....
  • Wahyu — Tolong dijelaskan tentang perbedaan sistem akuntansi di konvensional dengan sistem akuntansi di syariah? sbmlnya trima ksih banyak
  • tata — hellow..kok ga da balesan ya dari positively pink bisa liat katalog sepatunya gag lewat fs ato fb mungkin cuz q ga bisa langsung ...
  • erwin — pak fatru, pak wildan, dan yang lainnya, untuk menghubungi pak yon, .... coba kontak May di 085263323647, dia pengurus kelompok tani ...
  • wildan — mohon bantuan informasi untuk bisa membeli bibit cabe kopay dimana? sudah tersediakah bibitnya di pulau jawa kl ada dimana saya ...