← Kembali ke halaman depan

Nokia

Saya sedang membaca buku Nokia (terjemahan, terbitan Ufuk Press)  yang ditulis oleh Martti Häikiö, dosen senior di Universitas Helsinki.  Dr Häikiö diberi akses luas oleh pimpinan Nokia ke catatan personalia hingga dokumen-dokumen rahasia lainnya untuk keperluan penelitiannya dan ia mendapat independensi editorial.

Buku yang ada pada saya, menurut penulisnya, hanyalah ringkasan dari edisi aslinya setebal 975 halaman. Penulis sendiri menghabiskan waktu lebih dari lima tahun untuk mengejar sumber-sumber yang kebanyakan menjadi eksekutif Nokia dahulu dan saat ini.

 gizmodo.com

Dalam pengantarnya, penulis mengatakan hendak menjawab pertanyaan kunci:  “Bagaimana sebuah perusahaan besar Finlandia mula-mula tumbuh menjadi sebuah kekuatan Eropa dan kemudian menjadi raksasa dunia?”

Menurut penulis, bagian esensial dari jawaban atas pertanyaan itu adalah kecerdasan bisnis dari manajemen dan kemampuanya untuk senantiasa membangun ulang perusahaan pada sektor-sektor yang tampak paling menjanjikan pada saat itu, sekalipun ini berarti mendivestasi bisnis-bisnis yang pernah menjadi inti perusahaan.

Tema kedua dari buku ini, kata penulis, adalah tentang interaksi antara inovasi teknologi dan inovasi organisasi, serta antara operasi bisnis yang berorientasi laba dan tindakan-tindakan pihak berwenang yang bersifat mengatur.

Penulis menjelaskan, bahwa akumulasi pengetahuan merupakan karakteristik utama dalam sejarah teknologi. Penemuan-penemuan baru meminjam dari penemuan lama dan pada akhirnya menggantikannya. Namun, kesuksesan industri terkait pula dengan orang dan organisasi. Pengetahuan mereka tidak terakumulasi dengan cara yang sama. Sebuah sistem politik tidak dapat menghasilkan inovasi teknologi, tetapi dapat berbuat banyak untuk melarang, menghambat, dan menciptakan kendala bagi inovasi tersebut.

Tema ketiga adalah tentang ekonomi bisnis, yaitu wilayah remang-remang antara teknologi dan orang, yang merupakan bauran ilmu dan emosi.

Di satu sisi, kata Penulis, ekonomi bisnis merepresentasikan teknologi dalam bentuk keamanan, kejelasan, dan kesinambungan. Di sisi lain, ekonomi bisnis melibatkan kelemahan manusia seperti tidak berpengalaman, prasangka, dan impian.

Di akhir pengantar, Penulis menyampaikan pesannya kepada pembaca bukunya:

Jika buku ini mengandung pesan bagi perusahaan-perusahaan lain yang mencari kesuksesan, pesan itu adalah permintaan untuk bersikap fleksibel dan berpikiran terbuka. Hanya dengan sifat-sifat itulah perusahaan dalam situasi global yang tidak pasti saat ini bisa mengharapkan kemakmuran.

foto: gizmodo.com

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

Our channels and feeds

  • Business Channel (7 blogs)
  • City Channel (26 blogs)
  • Film Channel (10 blogs)
  • Health Channel (6 blogs)
  • Sport Channel (6 blogs)
  • Media Channel (6 blogs)
  • Lifestyle Channel (4 blogs)
  • Hobby Channel (4 blogs)
  • Science Channel (8 blogs)
  • Music Channel (3 blogs)
  • Tech Channel (10 blogs)
  • Tips Channel (4 blogs)
  • Travel Channel (9 blogs)
  • Writing Channel (5 blogs)