You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Hary Sudiyono Chandra
Hary Sudiyono Chandra, Pendiri dan Direktur Marketing Pesona Edukasi, membuktikan bahwa produk peranti lunak pendidikan dari Indonesia dapat diterima dan diakui oleh dunia internasional. Bahkan, ia satu-satunya perusahaan software Asia yang mendapat akreditasi friendly dari Promethean, Inggris, pada Juli 2006.
Produknya sudah diekspor ke 23 negara di berbagai kawasan, seperti Asia (Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan), Eropa (Polandia, Belanda, dan Yunani), serta Amerika (Kanada dan Amerika Serikat). ”Targetnya 10 tahun lagi sudah ke 50 negara,” kata Hary.
Mengekspor Fisika ke 23 Negara
TEMPO Interaktif, Jakarta : Azizah dan Chris terperangah menyaksikan presentasi peranti lunak pendidikan di gerai AmazingEdu, di International Conference on Teaching and Learning with Technology, Suntec Convention Hall Singapura, Selasa dua pekan lalu. ”Benarkah ini produk Indonesia?” kata Azizah dengan mata terbelalak.
Kedua pengajar di Saint Margaret’s Secondary School Singapura itu kagum melihat simulasi interaktif alat mengajar berupa peranti lunak matematika dan ilmu alam. Salah satunya, animasi bumi berputar yang dikaitkan dengan perubahan musim, pelajaran bayangan di cermin, mencari ordinat saat pesawat tersesat, dan materi vektor yang dianimasikan dengan helikopter.
Geregetan, Azizah meminta PT Pesona Edukasi—di pasar internasional dikenal dengan nama AmazingEdu Software Pte. Ltd.—melakukan presentasi di sekolahnya. Ia yakin produk itu akan dibeli sekolah. Apalagi harga yang ditawarkan tergolong miring. Satu seri full version harganya hanya US$ 250 (Rp 2,3 juta). Di dalamnya terdapat 8-12 topik dan 50-70 subtopik.
AmazingEdu juga menjual versi ringkas (concise) dengan harga US$ 50. Topiknya sama dengan full version, tapi memuat maksimal 30 subtopik. Adapun untuk pasar lokal dijual putus Rp 12 juta per paket per sekolah. Selain lebih pendek, seri ringkas ini tidak dilengkapi jaringan Internet dan dongle/CRPD. Secara keseluruhan, paket matematika seri lengkap dan ringkas terdiri atas tiga volume, sedangkan fisika lima volume yang berbahasa Inggris.
Pendiri dan Direktur Marketing Pesona Edukasi Hary Sudiyono Chandra mengatakan peranti lunak fisika dan matematika memiliki tingkat interaksi simulasi tertinggi dan sangat detail karena mendekati keadaan sebenarnya. Menurut dia, pesaing peranti itu adalah explorer learning versi Amerika Serikat dan edumedia yang banyak dipakai di Prancis.
Perusahaan yang berdiri sejak 1986 dengan nama PT Kreasi Inti Dinamika ini juga telah mendapat banyak pengakuan di dunia internasional. Ia satu-satunya perusahaan software Asia yang mendapat akreditasi friendly dari Promethean, Inggris, pada Juli 2006. Ia juga memperoleh penghargaan dari APEC Digital Opportunity Center (Juli 2007), Best of the Best of All Categories dalam ajang Asia Pacific ICT Award Indonesia 2006, yang diikuti 84 perusahaan.
Sejak akhir Desember 2007, kata Hary, peranti inisial sudah diekspor ke 23 negara di berbagai kawasan, seperti Asia (Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Sri Lanka, Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan), Eropa (Polandia, Belanda, dan Yunani), serta Amerika (Kanada dan Amerika Serikat). ”Targetnya 10 tahun lagi sudah ke 50 negara,” kata Hary.
Pasar internasional disasarnya setelah pameran internasional di International Conference on Educational and Technology 2007, di Singapura, November lalu. Pesona juga sudah membuka kantor pemasaran di Singapura. Di dalam negeri, produknya sudah dipakai sejak 2001. Kini sekitar 2.000 sekolah yang menggunakannya sebagai alat belajar-mengajar, salah satunya Jakarta International School.
Berbagai kesuksesan itu mendorong Hary terus berekspansi. Pesona Edukasi saat ini tengah melakukan berbagai negosiasi, antara lain dengan perusahaan Malaysia dan India. Lima sekolah di Brunei Darussalam juga sedang dalam proses pembelian setelah uji coba pada akhir Januari 2008. Juni lalu, ia juga melakukan presentasi di Kementerian Pendidikan Singapura dan Infocomm Development Agency.
Tak mengherankan jika penjualan Pesona Edukasi terus menanjak. Tahun lalu, Pesona berhasil membukukan penjualan Rp 30 miliar dan diperkirakan bakal naik 50-60 persen tahun ini. ”Bulan-bulan ini kami banyak menunjuk distributor untuk memperluas pasar,” katanya. Hary juga berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat peranti lunak pendidikan dunia. (Majalah Tempo)
Martha W. Silaban
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.