You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Pentingnya Ketersediaan Barang
Merancang sebuah produksi tak mempedulikan ketersediaan bahan atau materi produk secara berkelanjutan, sama saja menepuk awan dan angin. Percuma.
Masalahnya, kata Sandiaga S Uno, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi , “kesulitan kredit menyebabkan UKM sulit menjaga kontinyuitas dan kuantitas pasokan produk yang selanjutnya menghambat pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah.”
Selain meminta campur tangan pemerintah untuk membantu dunia usaha, Sandiaga juga menyarankan agar UKM untuk mencari supplier yang bisa diandalkan.
Kelangsungan Produksi, Ketersediaan Bahan
Koran Tempo, Jakarta: Merancang sebuah produksi tak mempedulikan ketersediaan bahan atau materi produk secara berkelanjutan, sama saja menepuk awan dan angin. Percuma.
Pedagang ikan asar atau asap, di Hative Kecil, Ambon mengatakan bahwa produksi ikan asar mereka kadang tersendat.
Pasalnya, mereka hanya mengandalkan tangkapan ikan cakalang dari nelayan tardisional yang jumlah tangkapannya tak memenuhi kebutuhan dasar para pedagang ikan asar di sana. Ketersediaan bahan, dalam hal ini ikan cakalang yang segar menjadi tuntutan di sana.
Sandiaga S Uno, Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi menegaskan bahwa pemerintah jangan berorientasi pada kondisi makro ekonomi tapi hendaknya lebih fokus pada hal yang lebih sederhana dan efektif, yaitu keterpenuhan kebutuhan pokok rakyat Indonesia. “Salah satu yang efektif adalah melalui gerakan pembinaan Usaha Kecil dan Menengah dan membantu kebutuhan bahannya,” kata dia.
Menghadapi dampak krisis global yang mulai terasa sejak awal tahun 2009 ini perlu adanya campur tangan pemerintah untuk membantu dunia usaha. Sejak januari hingga maret tahun ini volume ekspor Indonesia sudah menurun 35 persen, jika hal ini berlanjut maka medio tahun ini diperkirakan dunia usaha mengalami bleeding.
Sudah menjadi rahasia umum, menurut Sandiaga, UKM masih berada dalam kondisi yang termarjinalkan terlebih lagi dalam akses permodalan. “Kesulitan kredit menyebabkan UKM sulit menjaga kontinyuitas dan kuantitas pasokan produk yang selanjutnya menghambat pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah,” katanya.
Nah, agar produksi terus berjalan, menjaga pasokan bahan menjadi kewajiban UKM. “Mengetahui secara jelas bagaimana proses produksi UKM akan membantu dalam kestabilan barang pasokan,” ujarnya, sambil menyarankan agar UKM untuk mencari supplier yang bisa diandalkan.
SDA
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.