You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Archives: July 2009
Ratusan ribu generasi muda kini menggeluti industri kreatif. Mereka belajar ke luar negeri, lalu kembali ke Tanah Air dan mengaplikasikan ilmunya sebagai jalan hidup. Puluhan ribu wirausaha muda pun lahir dari industri kreatif yang mampu memicu efek domino untuk menyerap ratusan ribu tenaga kerja baru. Industri kreatif tumbuh signifikan selama empat tahun terakhir. Departemen Perdagangan merilis [...]
Bisnis makanan sering dianggap sebagai bisnis yang bisa tahan terhadap terjangan badai krisis ekonomi global. Namun, untuk memilih bisnis makanan seperti apa yang bisa bertahan, membutuhkan kejelian dan kreativitas. Salah satu bisnis makanan yang cukup kreatif adalah mengusung makanan internasional ke kelas kaki lima di pinggir jalan. Awalnya makanan yang banyak diusung adalah makanan Jepang dan [...]
Tak pernah terpikirkan oleh Dwi Lestari (28) kalau acara piknik dengan pacarnya ke Cilacap, Jawa Tengah, ternyata berbuah manis. Di sana ia menyaksikan begitu banyak ikan pari. Di kepalanya langsung terlintas ide membuka usaha penyamakan kulit ikan pari untuk bahan baku kerajinan.
Banyak faktor penyebab matinya pedagang kaki lima dan pedagang tradisional. Penyebab utamanya, harga jual yang tidak kompetitif dengan ritel modern. Demi pedagang kecil, kata Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Pudjianto, pemerintah harus memperpendek rantai distribusi barang dan membina pedagang. Guna memperpendek rantai distribusi harus dibangun pusat perkulakan bagi pedagang.
Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Hadi Sujono, yang juga Bupati Pacitan, mengatakan Rendahnya informasi, promosi, dan berbelit-belitnya perizinan, membuat iklim investasi di sejumlah daerah rendah. Sementara Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri Syamsul Arief Rifai menilai salah satu penghambat kemajuan ekonomi daerah adalah egoisme antardaerah. Hal ini membuat tidak ada keserasian dalam [...]
Beberapa tahun ini industri batik di Jawa Tengah meningkat pesat karena tingginya minat pasar. Kabupaten dan kota yang pernah memiliki batik berupaya membangkitkannya kembali, sedangkan yang tak memiliki mencoba menciptakan. Sebanyak 30 kabupaten/kota, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, tahun ini sudah memiliki industri batik.
Sekitar 70 persen dari 750 usaha berbasis waralaba di Indonesia belum benar-benar memenuhi syarat sebagai waralaba. Oleh karena itu, masyarakat harus jeli memilih usaha berbasis waralaba yang dipilihnya. Menurut Ketua Asosiasi Franchise Indonesia Anang Sukandar, Jumat (19/6) di Jakarta, banyak waralaba yang belum memenuhi kriteria, ”Yaitu, kesuksesan, unik, dan cabang yang konkret.”
Masalah yang dihadapi oleh UKM di negara-negara berkembang sebenarnya bukanlah karena ukurannya, tetapi lebih karena isolasi yang menghambat akses UKM kepada pasar, informasi, modal, keahlian, dan dukungan institusional. Hal itu diungkapkan Sandiaga S Uno.
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja