You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Batik Jawa Tengah Menggeliat

Batik Jawa Tengah Menggeliat

erwin — July 16, 2009 / 2:32 am

Beberapa tahun ini industri batik di Jawa Tengah meningkat pesat karena tingginya minat pasar. Kabupaten dan kota yang pernah memiliki batik berupaya membangkitkannya kembali, sedangkan yang tak memiliki mencoba menciptakan. Sebanyak 30 kabupaten/kota, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, tahun ini sudah memiliki industri batik.

BATIK JATENG TERUS TUMBUH
Salatiga, Kompas - Beberapa tahun ini industri batik di Jawa Tengah meningkat pesat karena tingginya minat pasar. Kabupaten dan kota yang pernah memiliki batik berupaya membangkitkannya kembali, sedangkan yang tak memiliki mencoba menciptakan. Sebanyak 30 kabupaten/kota, dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, tahun ini sudah memiliki industri batik.

Padahal pada tahun 2000, baru 20 kabupaten dan kota yang memiliki industri batik. Di 30 kabupaten dan kota itu, jumlah usaha batik 3.532 unit. Lima kabupaten dan kota yang belum mengembangkan batik ialah Kabupaten Grobogan, Kabupaten dan Kota Magelang, Blora, serta Temanggung.

“Daerah yang baru mengembangkan batik belakangan ini, antara lain, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kota Salatiga,” kata Sri Hestiningsih, Koordinator Sekretariat Forum Pengembangan Ekonomi dan Sumber Daya Jawa Tengah, di sela- sela Rapat Sinkronisasi FEDEP dan Klaster Badan Koordinasi Wilayah I Jateng, di Kota Salatiga, Selasa (16/6).

Menurut Hestiningsih, pertumbuhan industri batik semakin pesat empat tahun ini. Kondisi itu didorong tingginya minat pasar untuk membeli batik, terutama setelah ada kebijakan dari setiap kabupaten dan kota mewajibkan pegawai negeri sipil menggunakan batik pada hari-hari tertentu.

Kabupaten Pati, misalnya, kembali mengembangkan batik Bakaran di Kecamatan Juwana sejak 2006. Menurut Kepala Bidang Ekonomi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Pati, Sudji, batik Bakaran sempat lama tidak dikenal. Seiring timbul keinginan mengangkat ciri daerah, batik itu kembali dikembangkan. Saat ini ada 20 unit usaha batik di Juwana. (gal)

Sumber

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.

  1. yanuar

    bagus…tulisannnya,bisa nambah wawasan

    August 3rd, 2009 at 8:30 am

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • endrian — selamat siang saya endrian saya lagi membuka usaha ondedil baru dan bekas otomotif. tolong minta kontak person di Pt kopinkra ...
  • afriyan_Batam Island — salam kenal. wah, saya sangat tertarik dengan ceritanya. jujur, bagus banget untuk membuka usaha bertani cebe. dari pada kita harus bekerja di ...
  • ari — apakah kita bisa sling tukar pengalaman dan menjadi rekan bisnis?kunjungi blog saya ari-craft.blogspot.com
  • Yanti — Saya sdh menjadi agen di daerah sy (Indonesia Timur). Dan menjadi berkah bagi keluarga kami. Trimakasih Bu Indah dan ...
  • dede arif — minta tips buat bikin sepatu lukis please...?? cat ap yg bagus buat sepatu lukis...??
  • teti — dimana saya bisa mendapatkan warung rumah dengan cara mencicil?
  • christian adi — salah satu alasan kenapa bangsa Indonesia tidak maju adalah karena masih terjebak dalam mental inlander sebagai bangsa yang terjajah, masih ...
  • sandrar — Hi! I was surfing and found your blog post... nice! I love your blog. :) Cheers! Sandra. R.
  • sutanto — kalo pengen menghubungi ibu dwi lestari gimn caranya ya?
  • Habib — saya kemarin sudah pernah k t4 pak ratijo dan sudah bertanya". sekarangpun saya sudah mulai mencoba untuk budidaya jamur yg ...