You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Article: Bantu Pedagang Kecil
Banyak faktor penyebab matinya pedagang kaki lima dan pedagang tradisional. Penyebab utamanya, harga jual yang tidak kompetitif dengan ritel modern.
Demi pedagang kecil, kata Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Pudjianto, pemerintah harus memperpendek rantai distribusi barang dan membina pedagang. Guna memperpendek rantai distribusi harus dibangun pusat perkulakan bagi pedagang.
Putus Rantai Ekonomi di Pedagang Kecil
Bangkok, Kompas - Putuskan rantai ekonomi yang membelenggu pedagang kecil dan pedagang pasar tradisional. Para pedagang tradisional itu harus dibantu berkembang agar tetap eksis di tengah gempuran pelaku ritel modern, khususnya pemodal asing di Tanah Air.
”Tanpa bantuan, pedagang kecil akan mati. Saat ini saja mereka sudah sulit bersaing dengan bisnis eceran yang dikelola secara profesional atau modern,” ujar Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Pudjianto, di sela acara studi banding pengelolaan bisnis ritel di Bangkok, Thailand, Minggu (21/6).
Banyak faktor penyebab matinya pedagang kaki lima dan pedagang tradisional. Penyebab utamanya, harga jual yang tidak kompetitif dengan ritel modern.
Demi pedagang kecil, pemerintah harus memperpendek rantai distribusi barang dan membina pedagang. Guna memperpendek rantai distribusi harus dibangun pusat perkulakan bagi pedagang. ”Cukup tunjuk salah satu pengelola pusat distributor berpengalaman, dengan pengawasan pemerintah,” ucapnya. (Runik Sri Astuti dari Thailand)
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.