You're here: My Business Blogging » Entrepreneur! » Tokoh

Kelik dan Peyek

Comments erwin — August 30, 2009 / 9:31 am

Meski hanya lulusan sekolah menengah atas, Arifdiarto Ambar Wirawan (35) atau yang akrab disapa Kelik berhasil menjadi pengusaha sukses. Usaha geplak dan peyek tumpuk yang sudah digelutinya selama 10 tahun ini mampu meraih omzet hingga Rp 60 juta per bulan. Dengan margin 30 persen, Kelik bisa menyisakan keuntungan sekitar Rp 18 juta per bulan. Nilai yang [...]

Ciputra, Jiwa Wirausaha bagi Indonesia Maju

1 comment erwin — August 27, 2009 / 2:33 pm

Tanpa lelah Ciputra memotivasi semua orang, tua-muda, pemerintah-swasta, agar berwirausaha. Dia mendirikan berbagai sekolah dan tiga perguruan tinggi untuk mewujudkan cita-citanya, menelurkan jutaan wirausaha Indonesia. Ia meyakini, mereka yang memiliki jiwa wirausaha memiliki daya juang, inovasi, dan daya saing tinggi. Dalam berbagai kesempatan, Ciputra mengatakan, suatu bangsa membutuhkan sedikitnya 2 persen dari jumlah penduduknya menjadi wirausaha [...]

Nurul Indah dan Abon Tuna

1 comment erwin — August 24, 2009 / 12:17 pm

Bermula dari kegemaran makan ikan dalam keluarganya, Nurul Indah Khasanah (36) mencetuskan ide kreatif membuka usaha di bidang makanan ringan abon. Abon yang dibuat pun bukan berbahan daging sapi seperti yang selama ini lazim dikenal, melainkan dari olahan ikan tuna. Usaha bermodal awal Rp 20 juta ini dilakoni Indah sejak tahun 2007. Meski masih seumur jagung, [...]

Dwi dan Kulit Ikan Pari

1 comment erwin — July 23, 2009 / 7:05 pm

Tak pernah terpikirkan oleh Dwi Lestari (28) kalau acara piknik dengan pacarnya ke Cilacap, Jawa Tengah, ternyata berbuah manis. Di sana ia menyaksikan begitu banyak ikan pari. Di kepalanya langsung terlintas ide membuka usaha penyamakan kulit ikan pari untuk bahan baku kerajinan.

UKM Harus Sadar Teknologi

Comments erwin — July 9, 2009 / 7:23 pm

Masalah yang dihadapi oleh UKM di negara-negara berkembang sebenarnya bukanlah karena ukurannya, tetapi lebih karena isolasi yang menghambat akses UKM kepada pasar, informasi, modal, keahlian, dan dukungan institusional. Hal itu diungkapkan Sandiaga S Uno.

Isti dan Kerajinan Tangan

Comments erwin — June 25, 2009 / 9:13 pm

Inilah perempuan yang tak pernah putus asa menghadapi kegagalan berwirausaha. Sejak muda, Isti Mamah sudah begitu sering jatuh bangun mencoba berbagai macam usaha. Mulai dari bisnis membuat pakaian jadi, pemasok jeruk, sampai pengepul makanan ternak pernah dilakoninya meski tak memberi hasil memuaskan. Toh, perempuan asal Banyuwangi, Jawa Timur ini tak pernah kapok untuk mencoba hal [...]

Yusral dan Keripik Balado

Comments erwin — June 24, 2009 / 9:00 pm

Selalu selangkah lebih maju. Itulah tekad Yusral Damiri dalam menjalankan usaha. Maka, saat begitu banyak pengusaha di Padang hanya menjual keripik singkong balado di toko oleh-oleh kecil milik sendiri, Yusral justru memfokuskan diri untuk memperluas distribusi produk keripik pedasnya ke sebanyak mungkin toko oleh-oleh dan toko swalayan modern. Keberaniannya untuk lebih maju itu ternyata membawa hasil [...]

Badrun dan Kerupuk

1 comment erwin — June 23, 2009 / 8:46 pm

Jangan anggap remeh usaha kerupuk. Harga jual makanan ini memang sangat murah. Target pasarnya pun lebih banyak menyasar konsumen kelas bawah. Tapi, bukan berarti wirausahawan kerupuk tak bisa hidup berlebih. Jika dijalani dengan gigih dan sepenuh hati, usaha cemilan renyah murah meriah ini ternyata bisa memberikan hasil melimpah dan menghidupi banyak pekerja. Tak percaya? Simak saja kisah [...]

Yoris Sebastian

3 comments erwin — June 13, 2009 / 8:46 am

sumber foto: blog yoris  Memimpin Hard Rock Cafe Jakarta, dalam usia 26 tahun, Yoris memutuskan berbisnis sendiri dua tahun lalu. Keputusan peraih Most Promising Entrepreneur Award dari Malaysia tahun lalu itu tentu tak muncul tiba-tiba. Beberapa waktu sebelumnya, pria lajang yang pernah bekerja sebagai wartawan lepas majalah Hai itu punya banyak ide tak biasa, yang digarapnya [...]

Bisnis Kerajinan Berbuah Euro dan Dolar

2 comments erwin — June 9, 2009 / 7:32 pm

PENGUSAHA kerajinan jarang tergusur oleh industri modern. Soalnya, pekerjaan tangan tidak bisa digantikan mesin, bahkan mesin yang canggih sekali pun. Berkah itulah yang sekarang dinikmati Martini. Ibu seorang putri ini sudah sembilan tahun berbisnis kerajinan. Ia membuat beragam barang anyaman dan mengekspor produknya ke Eropa dan Amerika. Kontan Weekend menulis kisah Martini berikut ini.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • endrian — selamat siang saya endrian saya lagi membuka usaha ondedil baru dan bekas otomotif. tolong minta kontak person di Pt kopinkra ...
  • afriyan_Batam Island — salam kenal. wah, saya sangat tertarik dengan ceritanya. jujur, bagus banget untuk membuka usaha bertani cebe. dari pada kita harus bekerja di ...
  • ari — apakah kita bisa sling tukar pengalaman dan menjadi rekan bisnis?kunjungi blog saya ari-craft.blogspot.com
  • Yanti — Saya sdh menjadi agen di daerah sy (Indonesia Timur). Dan menjadi berkah bagi keluarga kami. Trimakasih Bu Indah dan ...
  • dede arif — minta tips buat bikin sepatu lukis please...?? cat ap yg bagus buat sepatu lukis...??
  • teti — dimana saya bisa mendapatkan warung rumah dengan cara mencicil?
  • christian adi — salah satu alasan kenapa bangsa Indonesia tidak maju adalah karena masih terjebak dalam mental inlander sebagai bangsa yang terjajah, masih ...
  • sandrar — Hi! I was surfing and found your blog post... nice! I love your blog. :) Cheers! Sandra. R.
  • sutanto — kalo pengen menghubungi ibu dwi lestari gimn caranya ya?
  • Habib — saya kemarin sudah pernah k t4 pak ratijo dan sudah bertanya". sekarangpun saya sudah mulai mencoba untuk budidaya jamur yg ...