Banyak alasan pentingnya membangun wirausaha muda, selain karena alasan lapangan kerja yang ada tidak mampu lagi menampung lulusan perguruan tinggi yang jumlahnya jutaan setiap tahun. Namun, jika, seperti dikatakan pengusaha Ciputra, kita membutuhkan 4,4 juta wirausaha dari 400 ribu wirausaha sejati yang ada saat ini, tentu masalahnya jadi lain.
Salah satu sifat wirausaha sejati adalah dapat melahirkan wirausaha sukses lain selain dirinya. Sehingga, keberhasilan membangun wirausaha sejati, pada intinya juga keberhasilan mengembangkan kewirausahaan. Jadi pantaslah kita mempertanyakan sejauh ini sesungguhnya yang muncul apakah benar-benar wirausaha sejati atau wirausaha saja. Dan klaim pemerintah bahwa kita mempunyai 48 juta wirausaha juga patut dipertanyakan kembali.
Kegagalan mendidik wirausaha di perguruan tinggi, di antaranya, seperti kata Rhenald Khasali, adalah mata kuliah kewirausahaan diajarkan oleh dosen yang tidak mempunyai pengalaman kewirausahaan. Siswa hanya diajarkan membuat perencanaan bisnis, bukan bisnis riil.
Selain itu, kata Rhenald, ada kekeliruan dalam memahami wirausaha, yang digambarkan sebatas perdagangan; bagaimana mendapatkan modal, lokasi, dan punya produk untuk dijual. Padahal, tambah Rhenald, seharusnya juga bagaimana memproduksi sesuatu dan memiliki keberanian mengambil risiko. Baca selengkapnya »
Topik: Inovasi, Tips, Wiraswasta
Komentar Terbaru