You're here: My Business Blogging » Kebebasan Finansial » Article: Lima Cara Meningkatkan Omset dan Keuntungan Bisnis Anda

Lima Cara Meningkatkan Omset dan Keuntungan Bisnis Anda

Roni Yuzirman — June 30, 2007 / 10:34 am

Saya mendapat beberapa pertanyaan dari pengunjung blog ini tentang bagaimana meningkatkan omset usahanya. Pertanyaannya berbeda-beda, tapi ujung-ujungnya masalah ini juga.

Saya berusaha menjawab dengan pengalaman dan teori yang saya dapat selama ini. Jadi, yang saya tulis ini benar-benar telah saya terapkan, bukan sekedar kutipan dari buku. Ada pun teori yang saya dapat bukanlah dari buku-buku marketing yang bersifat akademis dan njimet yang diperuntukkan bagi perusahaan-perusahaan besar. Menurut saya tidak cocok untuk bisnis saya yang masih skala UKM yang anggarannya terbatas. Akhirnya saya temukan teori-teori marketing jalanan atau istilahnya “street smart” yang lebih membumi, murah dan gampang diaplikasikan.

Ilmu-ilmu tersebut saya dapatkan dari mentor saya Pak Tung DW, Brad Sugars, Jay Abraham, Jay Conrad Levinson dan Roger Konopasek. Mereka dikenal sebagai pebisnis yang menggunakan ilmu “street smart”.

Dari tokoh-tokoh di atas, saya banyak mengambil ilmu dari Brad Sugars, karena saya anggap lebih lengkap dan sistimatis. Mungkin saja Brad Sugars juga mengambil ilmu dari yang lain seperti Jay Abraham, karena saya lihat banyak kemiripan dan dilengkapi oleh Brad.

Jadi, bagaimana cara meningkatkan omset sekaligus keuntungan bisnis tersebut? Berikut ini adalah caranya yang lebih dikenal dengan istilah Five Business Chasis itu:

  1. Perbanyak Prospek (Leads). Caranya dengan iklan, buka cabang, sebar brosur, ikut pameran dll. Misalnya, anda buka toko di mal. Rata-rata yang masuk ke toko anda secara tidak sengaja adalah 1000 orang, maka prospek/leads anda adalah 1000. Kemudian anda sebarkan brosur di pintu gerbang mal yang mengundang orang supaya datang ke toko anda. Katakanlah prospek yang yang masuk ke toko dari brosur tersebut adalah 100 orang, jadi prospek anda menjadi 1100. Semakin banyak yang masuk ke toko anda berarti semakin banyak prospek anda.

  2. Perbanyak Jumlah Konversi (Conversion). Konversi adalah jumlah prospek yang akhirnya membeli produk anda. Misalnya dari 1000 prospek yang masuk ke toko anda ada 250 orang yang membeli. Artinya konversi anda adalah 25%. Bagaimana cara menaikkan konversi? Contohnya: berikan garansi, berikan jaminan purna jual, delivery gratis, dll.

  3. Naikkan Jumlah Transaksi. Jumlah transaksi adalah berapa banyak transaksi yang terjadi di toko anda per hari, per minggu atau per bulan. Bagaimana cara menaikkan jumlah transaksi? Lakukan berbagai cara agar pelanggan anda lebih sering belanja, misalnya dengan memberikan hadiah, bonus, point, voucher dll.

  4. Naikkan Jumlah Rata-rata Pembelian. Dari jumlah transaksi tersebut berapa rata-rata transaksinya? Misalnya toko anda memperoleh omset Rp. 1.000.000 per hari dengan jumlah transaksi 50, maka rata-rata transaksi anda adalah Rp. 20.000. Caranya? Anda pernah makan di McDonalds? Setiap kita akan membayar, pelayannya selalu tanya: “Mau tambah french fries pak?” Kalau kita jawab iya, dia akan tanya: “Yang large atau medium?” Kalau kita jawab tidak ingin french fries, dia akan tanya lagi: “Es krimnya mau pak?” atau “Mau coba wafflenya pak?” Begitu seterusnya.

  5. Naikkan Margin Keuntungan. Misalnya harga pokok produk anda adalah Rp.750. Anda jual Rp.1000, maka keuntungan anda adalah Rp. 250 atau 25% (Rp. 250 : Rp. 1000). Kemudian anda naikkan harganya Rp. 100 menjadi Rp. 1.100, maka margin keuntungannya menjadi 32% atau naik 7%.

Mari kita lihat angka-angkanya:

Sebelum: Prospek 1000 x Konversi 25% = 250 Orang Konsumen x 2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 20.000 = Total Omset Rp. 10.000.000 x 25% Margin Keuntungan = Laba Rp. 2.500.000.

Dengan teknik-teknik di atas, kemudian kita berhasil menaikkan 10% saja untuk setiap point Business Chasis di atas. Mari kita lihat angka sesudahnya.

Sesudah: Prospek 1100 x Konversi 27,5% = 302 Orang Konsumen x 2,2 Transaksi x Rata-rata Transaksi Rp. 22.000 = Total Omset Rp. 14.616.800 x 27,5% Margin Keuntungan = Laba Rp. 4.019.620.

Jadi, dengan kenaikan 10% saja dari setiap point Business Chasis di atas berhasil menambah laba sebesar Rp. 1.519.620 atau 61%! Saya telah mencobanya.

Wassalam, Roni,

www.roniyuzirman.com

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi Ada 2 komentar untuk artikel ini.

  1. Wahyunansyah

    salam kenal pak..
    mohon ijin untuk copy paste dan curi link

    July 5th, 2007 at 12:47 am

  2. Ganda

    Salam Kenal Pak..!!
    Saluttt.. :)

    July 12th, 2007 at 12:31 pm

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • endrian — selamat siang saya endrian saya lagi membuka usaha ondedil baru dan bekas otomotif. tolong minta kontak person di Pt kopinkra ...
  • afriyan_Batam Island — salam kenal. wah, saya sangat tertarik dengan ceritanya. jujur, bagus banget untuk membuka usaha bertani cebe. dari pada kita harus bekerja di ...
  • ari — apakah kita bisa sling tukar pengalaman dan menjadi rekan bisnis?kunjungi blog saya ari-craft.blogspot.com
  • Yanti — Saya sdh menjadi agen di daerah sy (Indonesia Timur). Dan menjadi berkah bagi keluarga kami. Trimakasih Bu Indah dan ...
  • dede arif — minta tips buat bikin sepatu lukis please...?? cat ap yg bagus buat sepatu lukis...??
  • teti — dimana saya bisa mendapatkan warung rumah dengan cara mencicil?
  • christian adi — salah satu alasan kenapa bangsa Indonesia tidak maju adalah karena masih terjebak dalam mental inlander sebagai bangsa yang terjajah, masih ...
  • sandrar — Hi! I was surfing and found your blog post... nice! I love your blog. :) Cheers! Sandra. R.
  • sutanto — kalo pengen menghubungi ibu dwi lestari gimn caranya ya?
  • Habib — saya kemarin sudah pernah k t4 pak ratijo dan sudah bertanya". sekarangpun saya sudah mulai mencoba untuk budidaya jamur yg ...