You're here: My Business Blogging » Bursa Efek & Pasar Uang » Article: Indonesia membutuhkan US$ 300 juta untuk pengembangan Pasar Modal
Setelah dimerger menjadi Bursa Efek Indonesia (BEI), perkembangan pasar modal di Indonesia semakin menunjukkan titik terang. Keseriusan pemerintah dalam menangani salah satu indikator perekonomian sebuah negara tersebut sudah mulai terlihat.
Selain sektor perbankan dan sektor keuangan lainnya, saat ini pasar modal sudah menjadi salah satu alternatif terfavorit bagi para investor untuk melakukan investasi dan juga bagi para perusahaan yang membutuhkan pembiayaan jangka panjang.
Transparansi pasar modal setelah digabung menjadi BEI akan berdampak terhadap segala aspek, salah satunya adalah terhadap pengembangan sistem informasi yang dipastikan akan membutuhkan dana yang cukup besar dalam pengadaannya.
Menyikapi program pengembangan pasar modal tersebut, pemerintah berencana akan meminjam dana sebesar US$ 300 juta kepada Asian Development Bank (ADB) yang berbasis di Filipina (www.danareksa.com).
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.