You're here: My Business Blogging » Bursa Efek & Pasar Uang » Article: Efek akhir tahun, bursa melemah
Penurunan tingkat suku bunga oleh The Federal Reserve Bank (The Fed) di Amerika Serikat (AS) sebesar 25 basis poin, yaitu dari 4,5% menjadi 4,25% pada hari Rabu pekan lalu (12/12/2007) ternyata tidak memberikan pengaruh positif bagi pergerakan bursa global. Bursa justru merespon negatif penurunan suku bunga tersebut, hal ini karena penurunan tersebut, faktanya tidak sesuai dengan ekspektasi pasar yang menginginkan penurunan sebesar 50 basis poin.
Sementara itu volatility Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini di prediksikan masih akan terus berfluktuatif hingga liburan panjang berakhir. Seperti kita ketahui bahwa menjelang liburan Natal 2007 dan Tahun Baru 2008 perdagangan di BEI relatif sepi dan kurang bergairah.
IHSG di BEI pada penutupan akhir pekan lalu (14/12/07) berada pada kisaran 2.740,06 sedangkan pada penutupan perdagangan Senin kemarin (17/12/07) kembali terkoreksi sebesar 75,14 poin (2,74%) hingga berada pada level 2.664,92.
Bursa regional lainnya juga ikut mengalami koreksi, indeks Nikkei di Jepang turun 264,72 poin (1,71%), indeks Hangseng di Hong Kong anjlok sebesar 967,06 poin (3,51%). Indeks Dow Jones sendiri juga mengalami koreksi sebesar 178,11 poin (1,32%).
Sentimen negatif para pelaku pasar bursa regional maupun lokal hingga saat ini adalah sebuah hal yang biasa terjadi menjelang pergantian tahun. Hal tersebut sering di istilahkan sebagai “efek akhir tahun” dalam dunia bursa.
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
cURL error 52: Empty reply from server
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.