You're here: My Business Blogging » Bursa Efek & Pasar Uang » Article: Bursa anjlok, rupiah melorot
Dibandingkan penutupan perdagangan pekan lalu (Jum’at, 14/03/08), rupiah pada penutupan perdagangan hari kemarin (17/03/08) kembali terkoreksi sebesar 72 poin menuju level Rp. 9.292 per US dollar-nya.
Meskipun sempat menembus level Rp. 9.310 per US dollar, namun nilai rupiah cenderung anjlok akibat keputusan emergency dari The Federal Reserve Bank (The Fed) AS yang kembali menurunkan tingkat suku bunganya sebesar 0.25%, yaitu dari 3.5% menjadi 3.25%.
Keputusan The Fed untuk mengatasi krisis ekonomi berkepanjangan di Amerika Serikat dengan kebijakan menurunkan tingkat suku bunganya membuat kepanikan para pelaku pasar dalam negeri sehingga kembali menekan harga rupiah menuju level Rp. 9.292 per US dollarnya.
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Jakarta kemarin juga ditutup melemah 71,10 poin atau terkoreksi sebesar 2,98% menuju level 2.312,32 jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan pekan lalu (14/03/08) yang berada pada level 2.383,42 (www.idx.co.id).
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
A feed could not be found at http://3gweek.net/feed/
A feed could not be found at http://feeds.feedburner.com/transjogja
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
dina
halo pak…
bagaimana prediksi rupiah untuk saat ini, memasuki bulan April?
terima kasih
March 30th, 2008 at 11:14 pm