Indosiar butuh pinjaman Rp. 500 miliar untuk melunasi obligasi I/2003
— yulyanto
closeAuthor: yulyanto
Name: yulyanto
Site: http://www.yulyanto.multiply.com
About: I was born on July, 16th of 1979, after graduate from senior high school on 1996, I was continued my study at University of Persada Indonesia YAI (Jakarta) on 2002, majoring in Bachelor of Accounting and then continue my study in the same institution, success to get Master of Management especially Finance Management on 2005, after finish my first master degree in management, I’ve got the second Master of Law at University of Indonesia (Jakarta), especially in Economics Law on 2007 by office‘s scholarship. Since graduate from senior high school, I have been working at PT Sanwell Austindo - Jakarta (www.austindocorporation.com), my last position as a Finance Manager, and then start on May 2007 I have been moving as a Marketing Manager. Besides of that until now I am still responsible as an Internal Control Manager at PT Austindo Perdana - Bali (austindo group). I am very interest with writing world, and have been contributed my opinion by some media, like’s science journal, articles, blogs and in my personal website too. (www.yulyanto.multiply.com).See Authors Posts (192) • July 6th, 2008

Obligasi I/ 2003 sejumlah Rp. 696,21 miliar milik PT Indosiar Visual Mandiri, akan jatuh tempo pada tanggal 8 Agustus 2008 mendatang.
Rencananya perseroan akan mengcover kewajiban pelunasan obligasi tersebut melalui kredit perbankan yang saat ini sedang diajukan.
Nilai kredit yang saat ini diajukan oleh perseroan adalah senilai Rp. 500 miliar, sedangkan sisanya sekitar Rp. 200 miliar akan dicover melalui tambahan modal segar dari perseroan.
Menurut PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo), saat ini obligasi I/2003 yang diterbitkan oleh Indosiar tersebut berada pada peringkat idBB+, namun demikian peringkat ini bisa saja berubah setiap saat, apalagi jika pinjaman bank yang sedang diajukan saat ini ditolak.
99,99% saham Indosiar saat ini dimiliki oleh PT Indosiar Karya Media Tbk, yang 27,23% sahamnya dimiliki oleh PT Prima Visualindo, 8,49%-nya milik Citibank Singapura, sedangkan sisanya, yaitu sebanyak 64,26% dimiliki oleh publik (www.bisnis.co.id).
Topik: Berita, Saham
Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.