You're here: My Business Blogging » Bursa Efek & Pasar Uang » Article: Minyak naik, saham Bakrie melonjak
Kenaikan harga minyak dunia yang kembali menyentuh level US$ 121 per barrelnya siang tadi, dari level US$ 111 pada pekan lalu, juga diikuti oleh rebound-nya hampir semua saham-saham group PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR).
Perusahaan-perusahaan group Bakrie yang sahamnya melonjak seiring kenaikan harga minyak dunia diantaranya adalah PT BUMI resources Tbk (BUMI) sebagai produsen batu bara, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) yang bergerak dalam bidang perkebunan, PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang bergerak dalam bidang migas, dan yang terakhir adalah PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) yang bergerak dalam bidang telekomunikasi.
Siang tadi, saham BNBR mengalami kenaikan sebesar Rp. 10 menjadi Rp. 355 dari sebelumnya yang hanya berada pada level Rp. 345, sedangkan saham UNSP juga bergerak naik hingga berada pada level Rp. 1.090 atau naik sebesar Rp. 30 dari level Rp. 1.060
Sementara itu saham Bakrie lainnya yang juga mengalami kenaikan adalah BTEL yang terdongkrak Rp. 10 hingga menjadi Rp. 235 dari level Rp. 225. Harga saham Energi Mega Persada (ENRG) siang ini juga mengalami kenaikan, yaitu dari level Rp. 710 hingga berada pada kisaran Rp. 730 atau rebound sebesar Rp. 20.
Dengan nilai perdagangan mencapai Rp. 529,28 miliar serta volume perdagangan yang mencapai jumlah 190.496 lembar, saham BUMI menjadi saham yang paling aktif diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham BUMI diperdagangkan pada level Rp. 5.550 siang tadi telah merefleksikan kenaikan sebesar Rp. 250, dimana sebelumnya hanya berada pada level Rp. 5.300 (www.bisnis.com).
Sejak listing pertama kali di BEI (dahulu BEJ) pada tahun 1999 lalu, harga saham BUMI sudah melonjak hingga 65 kali lipat, dengan rekor tertinggi berada pada level Rp. 8.750 (10/06/08) dan terendah pada level Rp. 2.225 (22/08/07).
Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon
Search only in this blog
Search across Asia Blogging Network
More? Go to Asia Blogging Network Column section.
Ikuti diskusi Satu komentar untuk artikel ini.
Dadang Abdurachman
bagaimana cara membuat saham sebuah perusahaan bisa melonjak pesat?
September 23rd, 2008 at 2:32 pm