You're here: My Business Blogging » Bursa Efek & Pasar Uang » Article: Harga minyak dunia merosot, IHSG kembali anjlok

Harga minyak dunia merosot, IHSG kembali anjlok

yulyanto — September 5, 2008 / 6:39 am

ihsg.jpg

Sesaat sebelum diumumkannya BI-rate oleh Bank Indonesia, Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI) istirahat siang (04/09/08) kembali anjlok sebesar 45,26 poin atau turun 2,14% menjadi 2.070,74, kondisi ini sejalan dengan perkiraan para  analis pasca rontoknya harga minyak mentah dunia dan pasar saham regional.

Mengikuti anjloknya IHSG, LQ-45 juga mengalami pemelemahan sebesar 11,84 poin atau turun 2,71 persen ke level 425,32. Dari 382 emiten yang sahamnya diperdagangkan padaBEI siang kemarin, hanya 25 saham yang mencatat kenaikan harga, 144 anjlok, dan 35 tetap. Nilai transaksi sebesar Rp1,68 triliun dengan volume perdagangan mencapai 841,689 juta lembar saham.

Harga minyak dunia pada kontrak utama di New York (AS), minyak mentah light sweet untuk pengiriman Oktober nanti, turun 36 sen menjadi ditutup pada US$ 109,35 per barrel setelah merosot hampir enam dolar AS pada penutupan Selasa lalu (02/09/08). 

Melemahnya pertumbuhan ekonomi global saat ini, membuat turunnya pasokan minya dari OPEC yang sepertinya juga ikut mengalami tekanan dunia tersebut.

Penurunan indeks kemarin dipimpin oleh saham-saham berbasis komoditas, seperti saham Bumi Resources yang turun Rp. 175 menjadi Rp 4.625, Gas Negara yang terkoreksi Rp. 75 ke level Rp. 2.300, Tambang Batubara Bukit Asam anjlok Rp. 700 ke posisi Rp. 12.200, Astra Agro Lestari tertekan Rp. 450 ke harga Rp. 16.200, Tambang Timah turun Rp. 75 ke Rp 2.125, Adaro Energi melemah Rp. 10 ke Rp. 1.470 dan Antam melemah Rp. 100 ke Rp. 1.600. 

Selain saham-saham komoditas, saham unggulan lain juga turut melemah, di antaranya Telkom terkoreksi Rp. 200 ke Rp 7.600, United Tractor terkikis Rp. 300 ke posisi Rp. 10.100, Bank BRI turun Rp. 100 ke level Rp. 2.800 dan Bank Mandiri melemah Rp. 50 ke harga Rp. 2.800 (www.idx.co.id). 

Keputusan BI (04/09/08) yang meningkatkan tingkat suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 9,25%, mudah-mudahan akan kembali meningkatkan gairah para investor, terutama dalam bidang perbankan. Diharapkan IHSG akan kembali rebound akibat dukungan sektor perbankan tersebut.

Post to: delicious, Digg, ma.gnolia, Stumbleupon

Ikuti diskusi, tuliskan komentar Anda.

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • endrian — selamat siang saya endrian saya lagi membuka usaha ondedil baru dan bekas otomotif. tolong minta kontak person di Pt kopinkra ...
  • afriyan_Batam Island — salam kenal. wah, saya sangat tertarik dengan ceritanya. jujur, bagus banget untuk membuka usaha bertani cebe. dari pada kita harus bekerja di ...
  • ari — apakah kita bisa sling tukar pengalaman dan menjadi rekan bisnis?kunjungi blog saya ari-craft.blogspot.com
  • Yanti — Saya sdh menjadi agen di daerah sy (Indonesia Timur). Dan menjadi berkah bagi keluarga kami. Trimakasih Bu Indah dan ...
  • dede arif — minta tips buat bikin sepatu lukis please...?? cat ap yg bagus buat sepatu lukis...??
  • teti — dimana saya bisa mendapatkan warung rumah dengan cara mencicil?
  • christian adi — salah satu alasan kenapa bangsa Indonesia tidak maju adalah karena masih terjebak dalam mental inlander sebagai bangsa yang terjajah, masih ...
  • sandrar — Hi! I was surfing and found your blog post... nice! I love your blog. :) Cheers! Sandra. R.
  • sutanto — kalo pengen menghubungi ibu dwi lestari gimn caranya ya?
  • Habib — saya kemarin sudah pernah k t4 pak ratijo dan sudah bertanya". sekarangpun saya sudah mulai mencoba untuk budidaya jamur yg ...