Suspensi Bank Century Hanya 1 Hari

Comments yulyanto — November 19, 2008 / 3:23 pm

SETELAH sempat mengalami suspensi selama dua sesi perdagangan bursa lusa kemarin (17/11/08), akhirnya pada hari kemarin (18/11/08) PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencabut status tersebut dari PT Bank Century Tbk.  Selain itu, saham yang juga dicabut dari status suspensi oleh BEI adalah PT Sinarmas Multiartha Tbk., yang tidak lain merupakan perusahaan yang rencananya akan melakukan akuisisi [...]

Indofood Klarifikasi Kabar “Right Issue”

Comments yulyanto — November 19, 2008 / 3:22 pm

AKUISISI tidak langsung yang dilakukan oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk., (INDF) terhadap 68.57% saham produsen susu Indomilk, PT Indolakto, senilai US$ 350 juta dengan cara mengambil alih 100% saham Drayton Pte., Ltd., melalui Pastilla Investment menyebabkan beredarnya rumor bahwa dalam waktu dekat INDF akan melakukan ”right issue”.  Pengambil alihan saham sebesar 68,75% tersebut dikabarkan menyebabkan [...]

Righ Issue Bukopin Tertunda

Comments yulyanto — November 18, 2008 / 9:29 am

Rencana right issue PT Bank Bukopin Tbk yang sedianya akan dilakukan pada tahun ini kemungkinan besar ditunda. Kondisi krisis keuangan global nampaknya menjadi faktor kendala tertundanya rencana perseroan tersebut.  Sekitar 20-30% saham Bank Bukopin rencananya akan dilepas melalui penerbitan saham baru (right issue) dengan dana masuk yang ditargetkan akan mencapai sekitar Rp. 800 miliar - Rp.1 [...]

Utang Bakrie Mulai Default

Comments yulyanto — November 18, 2008 / 9:25 am

Group Bakrie nampaknya harus berpikir ekstra keras untuk menghadapi kondisi ambruknya saham mereka di Bursa Efek Indonesia, yang hingga hari ini masih disuspen oleh otoritas bursa.  Hingga hari ini PT Bakrie & Brothers Tbk sebagai perusahaan induk, telah menyatakan bahwa 3 dari 10 utang repo saham anak usahanya sudah mengalami gagal bayar (default) senilai US$ 118,7 [...]

Saham BUMI Masih di Suspensi

Comments yulyanto — November 4, 2008 / 8:45 am

Meskipun telah diakuisisi sebesar 35% dari total sahamnya oleh Texas Pasific Group, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) hingga saat ini masih tetap disuspensi oleh otoritas pasar modal.  Fluktuatifnya harga saham pada perdagangan saham di bursa global yang juga berdampak pada Bursa Efek Indonesia (BEI), membuat sebagian besar perdagangan saham masih tetap disuspensi, termasuk saham BUMI [...]

IHSG Kembali Terjungkal

Comments yulyanto — October 27, 2008 / 2:17 pm

Level 1.200 Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang ditutup pada perdagangan pekan lalu, ternyata bukan yang terendah, hari ini IHSG kembali terpuruk hingga menyentuh level 1.100.   Pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (27/10/08), IHSG kembali mengalami penurunan tajam sebesar 6,62 persen dan ditutup turun 82,456 poin menjadi 1.162,408, sementara itu indeks LQ45 juga mengalami koreksi [...]

Saham Truba Anjlok 93%

1 comment yulyanto — October 27, 2008 / 12:41 pm

Salah satu perusahaan yang ikut terimbas dampak resesi global, dan juga turut berperan membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok adalah PT Truba Alam Manunggal Tbk (TRUB).   Saham truba akhirnya disuspen oleh pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Oktober 2008 lalu, setelah mengalami penurunan harga saham kumulatif sebesar Rp. 724 atau hampir mendekati 93%. 

Ramai-ramai lakukan aksi “Buy Back”

Comments yulyanto — October 15, 2008 / 4:50 pm

Minat “Buy Back” sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah mencapai angka hingga Rp. 10 triliun. Angka ini didapatkan berdasarkan penyerahan prospektus yang sudah dilakukan oleh sejumlah emiten kepada otoritas pasar modal.  Aksi “Buy Back” tersebut juga menjadi salah satu strategi otoritas pasar modal guna meredam koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI lebih [...]

BEI, Suspensi perdagangan terus berlanjut

2 comments yulyanto — October 9, 2008 / 10:07 am

Guna mencegah timbulnya kepanikan pasar yang berkelanjutan, melalui konferensi pers semalam (08/10/08) otoritas bursa (BEI) memutuskan untuk tetap melanjutkan penghentian sementara hingga hari ini (09/10/08). Penghentian sementara perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini merujuk berdasarkan press release No. 023/BEI.SPR/10-2008.  

BI-rate “naik”, investasi di pasar modal “turun”

Comments yulyanto — October 9, 2008 / 9:25 am

Setiap terjadinya kenaikan tingkat suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) atau yang lebih populer disebut dengan istilah “BI-rate”, dapat dipastikan akan berdampak negatif terhadap iklim investasi di pasar modal. Biasanya para investor lebih cenderung untuk mengalihkan investasinya di pasar modal ke deposito-deposito di dunia perbankan. Hal ini mengingat, naiknya BI rate akan berdampak juga terhadap kenaikan [...]

LOCAL SEARCH

Search only in this blog

GLOBAL SEARCH

Search across Asia Blogging Network

GLOBAL

CHANNEL

COLUMN

More? Go to Asia Blogging Network Column section.

FEATURED

COMMENT

  • shidick — di tunggu pendaftaraannya
  • fatru — ada yg bisa bantu kasih informasi dimana saya bisa membeli bibit cabe kopay dengan pak syahrul yondri.? trimaksih atas informasi nya
  • HERMANTO — KALAU MAU ADA BUNGA KRIAN POTONG DIDAERAH NONGKOJAJAR JAWA TIMUR, HArga murah dan terjangkau. hungungi 08125216358. saya tunggu looo......
  • aldi ardianto — mengapa bursa efek bisa naik ?
  • Dra.A.onik kartika, M.Pd — setuju, pemahaman dan implementasi kewirausahaan lebih ditekankan pada kegiatan praktek mendirikan suatu usaha, bersinergi dengan UKM-ekonomi kerakyatan sbg landasan ekonomi akar ...
  • agus triyatno — rempeyek emang mudah remuk. tapi salut buat warga sriharjo yang telah mensukseskan usaha rempeyek. maju terus dapatkan yang terbaik.agus penjual ...
  • bella — kalo mo pesen sepatu positively pink gmn??? sy domisili d Banjarmasin
  • romeo — Bandung, Kompas - Krisis finansial yang terjadi saat ini dapat menjadi peluang pemerintah. Indonesia memiliki usaha kecil dan menengah serta ...
  • Risa — Alhamdulillah,,ketekunan dan semangat Saudaraku Misbakhun membuat arah perubahan yang mendasar bagi hidupnya,,,sekali lagi selamat dan sukses. Araya,Puri palma
  • ghopink — wah jd semangd neh